Kamis, 25 Juni 2020

Pahlawan Covid-19

BERSAMA FORKOPIMDA, LANTAMAL XII PONTIANAK DUKUNG TIM GABUNGAN CEGAH COVID-19 (PAHLAWAN DISTINFEKTAN)


KOTA PONTIANAK - Berdasarkan informasi yang beredar pada website Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kota Pontianak, Propinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah ditetapkan sebagai wilayah transmisi lokal. Hal tersebut ditetapkan karena telah terjadinya penularan Virus Corona (Covid-19) antar warga Pontianak ke warga Pontianak lainnya. 
Untuk itu, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Pontianak, terus berupaya semaksimal mungkin mendukung upaya pencegahan dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan di Kota Pontianak yang digelar oleh Kodam XII/Tpr. Hari ini Penyemprotan memasuki hari ketiga. Pontianak, Sabtu (28/3/20).
Lantamal XII serta pihak terkait lainnya, diantaranya, Lanud, Polda, BPBD, Satpol PP, Basarnas, Yayasan Damkar serta semua komponen yang ada, bahu membahu melaksanakan penyemprotan disinfektan, guna melindungi masyarakat Pontianak dari wabah virus corona.
Saat pelaksanaan apel di Pasar Purnama, Pontianak, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan, pada hari ketiga penyemprotan disinfektan secara serentak ini, Tim gabungan mengupayakan mengurangi penggunaan tenaga manusia.
“Kita rancang ada sepeda motor ada truk dan mobil sedang. Itu nanti mereka yang akan berputar sehingga kita mengurangi tenaga manusia. Sehingga anda juga tetap memikirkan kesehatan dan keselamatan diri dan keluarga tentunya,” terang Pangdam.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XII/Tpr mengucapkan apresiasi serta terimakasih kepada seluruh personel yang sudah terlibat dalam aksi Semprot Serentak yang dilaksanakan selama tiga hari mulai dari 26 Maret kemarin.
“Saya atas nama pribadi dan Kodam XII/Tpr mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini. Semoga apa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi diri kita, keluarga dan tentunya untuk masyarakat Pontianak dan Kalbar. Terima kasih tetap semangat tetap berdoa, semoga kita dimudahkan dalam penanganan Covid-19 ini,” pungkasnya.
Adapun sasaran tim gabungan pada hari ketiga ini diantaranya, di wilayah Koramil 01/Pontianak Utara sasaran penyemprotan yaitu terminal Siantan, Pasar Puring, Makoramil, Pos Lantas Polsek Utara dan Swalayan Caesar. Untuk di wilayah Koramil 02/Pontianak Selatan sasarannya yaitu Kelurahan Parit Tokaya dan Pasar Rakyat Purnama. Kemudian untuk di Koramil 03/Pontianak Barat, sasaran penyemprotannya yaitu Kelurahan Sungai Bangkong dan Gereja RMPD Pancasila. Di Pontianak, Ratusan Petugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan Wali Kota Ingatkan Warga Jangan Remehkan Covid-19
PONTIANAK - Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Forkopimda, TNI/Polri, petugas pemadam kebakaran (damkar) dan relawan melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum di Kota Pontianak.
Seluruh petugas yang terlibat dalam penyemprotan itu menyebar ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono ikut melakukan penyemprotan di lingkungan Kantor Wali Kota dan Taman Digulis. "Kita sama-sama menjaga  Kota Pontianak dari penyebaran virus corona dan tidak menganggap remeh pandemi ini sebab Covid-19 sudah ada di mana-mana," ujarnya saat memberikan arahan kepada seluruh petugas di depan Kantor Wali Kota Pontianak, Minggu (22/3/2020).
Sebelum dimulainya penyemprotan disinfektan, ia mengingatkan kepada seluruh petugas agar melengkapi diri dengan perlengkapan yang standar seperti masker, topi, kacamata pelindung, sepatu, sarung tangan dan lainnya. Setelah selesai melakukan penyemprotan, para petugas juga harus menyemprotkan disinfektan ke seluruh tubuhnya untuk sterilisasi. Kemudian, ketika tiba di rumah masing-masing, pakaian dan segala perlengkapan segera dilepas untuk dibersihkan. "Kita tidak tahu kalau kita membawa  virus ke rumah sehingga perlu dilakukan pencegahan agar keluarga kita di rumah terhindar dari virus," ucapnya.
Edi menambahkan, ada beberapa titik lokasi yang akan dilakukan penyemprotan. Diantaranya, lokasi di sekitar Pelindo, Pelabuhan Seng Hie, waterfront, promenade, Klenteng di Kapuas Indah, Masjid Al Khalifah di Komplek Kantor Wali Kota, Denpom, RRI, SMPN 1, Taman Digulis serta di beberapa persimpangan. "Untuk teknis pelaksanaannya diatur oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 yakni Kepala BPBD Kota Pontianak," tuturnya.
Kepada para petugas yang bertugas menyemprotkan disinfektan, ia berpesan supaya selalu mengutamakan keselamatan dan mengutamakan lingkungan. "Serta mengingatkan seluruh warga melakukan social distancing dengan menghindari keramaian dan menjaga jarak serta selalu menjaga kebersihan," .

Selasa, 24 Maret 2020

Virus COVID-19

PENGALAMAN PRIBADI TENTANG WABAH VIRUS CORONA 
Assalamualaikum guys, kembali lagi di Blog yang pastinya banyak ilmu-ilmu yang bermanfaat dan keren-keren yang bisa kalian baca. Saya Nabilah Septianingsih ingin menceritakan sedikit banyak tentang wabah virus corona/korona (Covid-19) yang lagi marak-maraknya di seluruh dunia dan termasuklah Negara Indonesia, wabah virus corona ini berasal dari China kota wuhan, ada berbagai informasi mengenai virus corona. Bahkan beberapa orang menyebutkan 5 fakta virus korona : 
 1. Virus korona pertama kali menyebar di kota Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Diduga berasal dari pasar makanan laut Huanan yang telah di tutup sejak 1 januari 2020. 
 2. Hewan menjadi kemungkinan terbesar sumber virus berasal dengan penularan terbatas antar-manusia yang melakukan kontak intens. Namun, para ahli memprediksi virus korona baru ini bisa menyebar dari manusia ke manusia lainnya. 
 3. Hasil tes laboratorium memastikan penyebab wabah pneumonia kali ini berbeda dengan SARS, MERS, Influenza, Flu burung, adenovirus, atau pathogen pernapasan umum lainnya. 
 4. Selain China, virus korona baru ini sudah menyebar di jepang, Makau, Vietnam, Thailand, Filipina, Singapura, Amerika Serikat dan Australia.
 5. Sejauh ini belum ada vaksin untuk virus korona jenis baru ini. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala seperti meminum obat demam, minum banyak air hangat, dan beristirahat. “Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, infeksi virus korona bisa membuat napas tersengal-sengal, tubuh menggigil, dan terasa nyeri”. 
Dikutip dari laman Suara Muhammadiyah pada Kamis (19/3/2020), Ustadz Setyadi Rahman dalam khutbahnya mengatakan pandemi virus corona mesti diambil sebagai ujian dari Allah SWT. Hal ini mendekati dengan FirmanNya:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ، وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ، وَاِلَيْنَاْنْاَت (الأنبياء: 35) 
Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan mati. Kami akan menjawab kamu dengan keburukan dan manfaat sebagai ujian / (percobaan sebenar-benarnya). Dan hanya untuk Kami-lah kamu diundang. ” (QS. Al-Anbiyaa '[21]: 35). Lebih lanjut tentang sikap terbaik tentang ujian yang terdiri dari serangan virus korona itu yaitu: Pertama, berikhtiar menghindarinya dengan memperhatikan hukum kausalitas Sunnatullah. Misalnya, kita harus membawa kompilasi yang akan kami makan atau minum atau baru datang dari bepergian. Kedua, kita bertawakkal sepenuhnya bagi Allah setelah berikhtiar. Bebas kita yakin sepenuhnya atas usaha sungguh-sungguh pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19. Hal ini sebagaimna firman Allah SWT: “Kemudian, silakan tinggalkan telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menghargai orang-orang yang bertawakkal. Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada seorangpun yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah pergi kamu (tidak memberi pertolongan), lalu siapa yang bisa menolongmu setelah itu? Karena itu, haruslah hanya kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal. ” (Qs Ali Imran: 59-60).

(CAIRAN DISINFEKTAN MENCEGAH COVID-19) Minggu, 22/03/2020, jam 13.26 kota Pontianak, Kalimantan Barat, terlaksananya penyemprotan disinfektan di lokasi Masjid Raya Mujahidin yang sudah pasti tempat distinasi kota Pontianak tercinta. Cairan Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik atau obat, untuk membasmi kuman penyakit. Pengertian lain dari disinfektan adalah senyawa kimia yang bersifat toksik dan memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme yang terpapar secara langsung oleh cairan disinfektan. “Jangan sampai pintu masjid tutup, yuk kita bantu relawan rumah zakat untuk menyemprot cairan disinfektan dan terus bergerak” terasa kalo sudah kehilangan, rindu dengan sujud di masjid, mari sahabat jangan biarkan masjid tutup, kita cegah covid-19 untuk terus disinfektan rumah ibadah saat ini lebih dari 66 rumah ibadah kita disinfektan seminggu ini, sahabat bisa mendukung para pejuang relawan berjuang covid-19 untuk tetap berada di rumah. Kita harus Bersama-sama untuk mencegah COVID-19 ini. Sudah 9 hari di lapangan stok cairan disinfektan menipis, bantu mereka dengan cara anda tidak banyak keluar rumah, keluar lah dengan hal yang penting saja. Masuk hari ke-9 lebih dari 80 Titik Rumah Ibadah, ponpes dan Rumah Tahfiz mereka melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kota Pontianak tercinta ini, perkiraan 500 liter cairan Disinfektan sudah habis mereka gunakan. Saat ini selain keterbatasan biaya pembelian APD (mantel) mereka gunakan sudah berbau keringat dan tidak terganti itu saja. Mari kita bantu mereka Bersama, kita bantu relawan untuk terus semangat bekerja untuk penyemprotan disinfektan covid-19 berjuang. 
Polda Kalbar turunkan Water Cannon semprotkan cairan Disinfektan di jalanan Kota Pontianak Kalbar. 
Walaupun di rumah saja atau mengisolasi diri bukan berarti kita tidak bisa berolahraga. Justru olahraga dapat meningkatkan imunitas tubuh. Berikut beberapa Gerakan olahraga yang sering saya lakukan yaitu : Zumba, Skipping atau lompa lari, Push up dan squat. Saya berolahraga hanya ingin sehat bukan berarti ingin diet. Banyak yang saya lakukan di rumah selain olahraga, beres-beres rumah, mengerjakan hoby seperti Melukis,Membaca,Bermain Gitar.
Kabar baik update data ODP dan PDP virus Corona Covid-19 di Kalbar tidak ada penambahan ODP. Corona Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengupdate data jumlah orang yang berkaitan dengan wabah virus corona atau Covid-19 di Kalbar, Selasa (24/3/2020) pukul 15.00 WIB. Dari data yang ditampilkan, tidak ada perubahan dari data sebelumnya, selasa (24/3/2020) pagi WIB. Orang dalam pemantauan (ODP) 1.829. sedangkan Pasien dalam pengawasan (PDP) per, Selasa (23/3/2020) pukul 15.00 WIB, berjumlah 38. Dari 38 pasien tersebut, dua di antaranya sudah terkonfirmasi dan positif menderita COVID-19. Selasa (23/3/2020) pagi WIB, Gubernur Kalbar Surtamidji mengatakan, pasien positif COVID-19 di Kalbar bertambah satu menjadi tiga. Hanya saja data tersebut belum tercatat dalam data terbaru yang tampil di website Diknes Provinsi Kalimantan Barat.
Pemerintah Kota Pontianak meniadakan aktivitas car free day (CFD) pada Minggu (15/3/2020) dan peringatan kulminasi matahari 21-23 Maret 2020.
Pemerintah pusat telah menemukan kasus virus corona di Pontianak, Kalimantan Barat.
"Langkah ini kita ambil sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com di Pontianak, Sabtu (14/3/2020) malam.
Edi meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak selalu waspada terhadap perkembangan penyebaran virus corona. "Monitor warga di lingkungan masing-masing dan tidak panik. Kalau ada warga yang sakit seperti mengalami gejala demam, flu dan batuk, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat," imbau Edi. Sebelumnya, Wali Kota Pontianak telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 7/Dinkes/Tahun 2020 tanggal 9 Maret 2020. Edaran itu dikeluarkan untuk meningkatkan kewaspadaan risiko penularan virus corona.
Dalam surat edaran yang ditandatanganinya itu, Edi meminta seluruh masyarakat memperhatikan beberapa hal.
"Terutama menerapkan perilaku hidup nersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah penularan virus corona," ujar Edi.
Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan area kerja dan fasilitas bersama dengan membersihkan permukaan meja, telepon, dan alat perkantoran yang disentuh.
"Dengan membersihkannya menggunakan disinfektan secara berkala," tutur Edi.
Sekian cerita pengalaman pribadi mengenai Wabah Virus COVID-19 ini, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT aamiin, dan tetap terus semangat ya kawan-kawan Blog ku. Jangan lupa Share jika bermanfaat komen sebanyak-banyaknya karena komen kalian sangat bermanfaat untuk ku daah guys. 
Ikan Hiu makan Sambal Belacan...Aah di pikirkan nye tuh....Anteek lah udh...wkwkwk.... Wassalamu'alaikum Wrb. 
Follow @Missnabilah_05